Selasa, 27 Desember 2011

Sumedang Bakal Berswasembada Ikan

SUMEDANG,Pemerintah Kabupaten Sumedang, bakal berswasembada ikan dan menjadi salah satu daerah pemasok ikan terbesar di Jawa Barat saat Waduk Jatigede rampung dan dioperasikan. Untuk menuju ke arah sana, pemerintah kini sudah mengambil ancang-ancang. Di antaranya dengan mempersiapkan sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan pelatihan kewirausahaan budi daya ikan.

"Pelatihan yang kita berikan, meliputi budi daya pembesaran dan pembenihan," kata Kepala Bidang Perikanan pada Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kab. Sumedang, Yaya Sumarya, S.Pi. kepada "GM" di ruang kerjanya, baru-baru ini.

Potensi yang ada saat ini, produksi ikan yang dihasilkan masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani ikan, baru mencapai sekitar 5.280 ton per tahun. Angka produksi itu meningkat dari tahun sebelumnya, yang hanya sekitar 4.500 ton per tahun. Ada jenis ikan yang cocok dikembangkan oleh petani ikan di Sumedang, yaitu nila, mas, dan lele. Ketiga jenis ikan tersebut memiliki nilai ekonomis yang cukup menguntungkan untuk dikembangkan dalam skala usaha yang luas.

"Dari dulu, masyarakat sebenarnya sudah terbiasa memelihara ikan, baik di kolam, empang ataupun sawah. Hanya saja, skalanya sangat kecil atau sekadar untuk kebutuhan konsumsi keluarga. Nah, kebiasaan masyarakat seperti itu, menjadi modal dasar untuk diarahkan pada pembudidayaan perikanan skala usaha," paparnya.

Pada dasarnya, semua wilayah yang ada di 26 kecamatan di Kabupaten Sumedang memiliki potensi untuk mengembangkan budi daya ikan.

"Dulu ada pemahaman yang keliru. Di mana kalau ingin memelihara ikan, harus di lokasi yang berdekatan dengan sungai, irigasi atau selokan. Padahal sebenarnya air bukan jadi kendala utama, karena kebutuhan air bisa diusahakan dari air sumur, air hujan, dan potensi lainnya," katanya.

0 komentar:

Poskan Komentar