Sabtu, 19 November 2011

SUMEDANG - Penyisiran Gunung Tampomas dari empat penjuru mata angin dilakukan Basarnas, SAR Sumedang, Polres dan TNI Yonif 301 Prabu Kian Santang, Sabtu (19/11) tak membuah hasil. Tim SAR gabungan menyisir di semua jalur pendakian Padayungan, Cibeureum Kecamatan Cimalaka, Narimbang Kecamatan Conggeang dan Karangbungur, Buahdua.

Tim SAR gabungan ini menyisir Gunung Tampomas dengan teknik zigzag dan spiral sejak pagi hari sampai pukul 15.00. "Kami sudah melakukan penyisiran ke semua penjuru di seluruh kawasan Gunung Tampomas tapi nihil, tidak ada tanda-tandanya sedikitpun," kata Yuyu Rahayu dari SAR Sumedang, Sabtu (19/11).

Sehari sebelumnya penyisiran dilakukan juga di Narimbang tapi tak menemukan jejak sedikitpun pesawat Cessna 172 di gunung yang menjulang di Sumedang. Meski demikian, rencananya, tim pencarian ini akan bermalam di posko pencarian di Desa Narimbang untuk memastikan segala sesuatunya.

"Hingga sore ini belum ada keputusan apakah pencarian akan dihentukan atau dilanjutkan esok hari," ujar Yuyu.

Kawasan Gunung Tampomas menjad lokasi pencarian pesawat nahas yang hilang kontak sejak Rabu (15/11) pagi. Pesawat nahas yang hilang tersebut berada pada koordinat 06.50-58" lintang selatan 108.01`. 45" bujur timur, dan diperkirakan pesawat tersebut menghilang di jarak 12,5 km arah 0840 dari Sumedang.

Kawasan hutan dan Gunung Tampomas tak begitu rapat pepohonannya. Selain itu di Tampomas banyak warga yang bisa keluar masuk hutan karena banyak yang bercocok tanam serta mencari kayu bakar. "Apalagi minggu ini banyak pendaki yang naik ke puncak Tampomas, selain para pendaki juga peziarah datang silih berganti dan mereka tak menemukan jejak pesawat Cessna itu," kata Atang Casmita (52) warga Desa Narimbang.

0 komentar:

Poskan Komentar