Rabu, 11 Januari 2012

Siswa SMP Al-Ma'soem Terbang ke Belanda

SIAPA sangka berawal dari mengotak-ngatik komputer di kala senggang saat menimba ilmu di SMP Plus Al-Ma'soem, Gahzian Iqbal Fernanda (13), siswa kelas VIII B yang juga santri siswa Al Ma'soem (PSAM), akan mewakili Indonesia dalam olimpiade internasional bidang komputer yang akan dilaksanakan pada April 2012 di Nijmegen, Belanda. Ia akan tampil pada International Conference of Young Scientists 2012.

Putra pasangan Dally Mulyana (45) dan Tina Gustiati (40) ini meraih medali perak pada olimpiade tingkat nasional. Meski hanya meraih perak, karena ditunjang kemampuan berbahasa Inggris, tim seleksi nasional menunjuk Gahzian untuk mewakili Indonesia. Pada olimpiade tersebut Gahzian membuat eksperimen tentang proses menjawab soal ujian menggunakan SMS atau processing exam answer question by SMS and using internet modem.

Saat ditemui "GM", remaja yang bertubuh mungil ini kerap meminta restu dan dorongan dari rekan-rekannya khususnya dari Yayasan Al-Masoem agar mampu berbicara di ajang internasional.

"Saya akan berusaha mempersiapkan dengan baik, namun tidak ada target apapun. Meski tentunya saya ingin yang terbaik untuk bangsa," katanya merendah.

Awalnya Gahzian ikut ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) Al Ma'soem Science Club (ASIC) di bawah bimbingan Rahman Hakim, S.Si. Kini ia berobsesi menjadi ilmuwan melalui kegemarannya membaca dan browsing internet. "Cita-cita saya ingin jadi scienctist atau duta besar," katanya.

Sebelum berangkat ke Belanda, Gahzian harus melewati tahapan-tahapan pembinaan, yakni masuk karantina mulai 15 Januari ini. Sedangkan, April 2012 mendatang di bawah pembinaan Surya Institut, pimpinan Prof. Dr. Yohanes Surya, Gahzian masuk karantina di Mes Univerisitas Parahyangan Bandung.

"Saya mohon doa restunya dari semua pihak, khususnya dari yayasan yang telah banyak memberikan berbagai kemudahan," katanya saat ditemui "GM", Selasa (10/1) didampingi Direktur Muda Pendidikan Dasar dan Menengan (Dikdasmen), Ganjar Taufik dan staf yayasan Syifa Purwa Wisuda di AMIK Al Ma'soem, Jatinangor, Kab. Sumedang.

Direktur Muda Dikdasmen, Ganjar Taufik menyatakan, pihak yayasan memberikan dorongan penuh. Meskipun hingga kini perhatian dari Dinas Pendidikan Kab. Sumedang dan Dinas Pendidikan Jawa Barat belum ada.

Sementara Ketua Yayasan Pendidikan Al Ma'soem, H. Nanang Iskandar Ma'soem, S.E., M.S. menyatakan bangga karena pencapaian ini menjadi yang pertama. Yayasan memberikan penghargaan kepada Gahzian dengan membebaskan seluruh biaya sekolah sampai lulus SMA.

Sumber : http://klik-galamedia.com rubrik Jatinangor

0 komentar:

Poskan Komentar