Senin, 21 November 2011

Forum Lembaga Keswadayaan Masyarakat (F-LKM) kecamatan Jatinangor  tuding pihak pemerintah kabupaten sumedang tidak memberikan dukungan penuh atas program PNPM-MP, padahal menurut Koordinator Forum LKM/BKM/PNPM/MP Kecamatan Jatinangor Yayat Ruhiat, PNPM-MP (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan) merupakan program yang berasal dari pemerintah yang salah satu tujuan utamanya adalah penanggulangan masalah kemiskinan, hal tersebut disampaikanya ketika akan berangkat ke Pemda untuk menyapaikan aspirasinya di halaman kecamatan Jatinangor, Selasa (9/11) dengan diikuti oleh para relawan lainya sebanyak 150 orang.
Terlebih program tersebut tidak dicairkanya pengalokasian dana bagi 7 desa di kecamatan Jatinangor diantaranya Desa Cilayung, Desa Cileles, Desa Jatiroke, Desa Jatimukti, Desa Cintamulya, Desa Sayang serta Desa Cipacing, selain itu ada beberapa desa lagi di dua kecamatan diantaranya Kecamatan Tanjungsari dan Kecamatan Sumedang selatan, bagi program kegiatan sosial dan ekonomi.
Adapun tuntutan dari para relawan pada program PNPM-MP diantaranya agar pihak pemerintah Kab. Sumedang berkomitmen penuh dalam mendukung program PNPM-MP, segera mencairkan alokasi dana bagi kegiatan sosial dan ekonomi PNPM-MP bagi 7 desa di Kec. Jatinangor serta desa lainya di dua kecamatan yaitu Tanjungsari dan Sumedang Selatan, agar Pemda Sumedang selalu menganggarkan rutin dana APBD setiap tahunya bagi kegiatan PNPM-MP, bertanggungjawab penuh untuk kelangsungan dan kesinambungan program PNPM-MP, dan memberikan perhatian lebih kepada relawan yang berjuang untuk mengurangi angka kemiskinan. “Program PNPM telah terjadi kekacauan di tingkat atas sebab system tersebut telah dirubah, sementara masyarakat kecewa sebab program tersebut sudah dibatalkan”tegasnya.

0 komentar:

Poskan Komentar